List/Grid Monthly Archives: January 2009
Waspadai Kampanye Negatif Peserta Pemilu
Jakarta, (ANTARA News) – Mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mulyana W Kusumah menyebut sejumlah potensi kerawanan pada tahapan pelaksanaan Pemilu 2009 yang perlu diwaspadai, di antaranya kampanye negatif yang dilakukan peserta pemilu terhadap pesaing politiknya.
“Kalau tidak ada tindakan hukum, akan terakumulasi dan kemudian mencapai puncaknya pada saat masa kampanye rapat umum,” katanya ketika berbicara pada diskusi “Diambang Krisis Penyelenggaraan Pemilu” di Jakarta, Kamis. (more…)
Incoming search terms:
- artikel pemilu,artikel proses pemilu,makalah kampanye pemilu,pendaftaran calon peserta pemilu 2009
PDK – Merajut Persatuan Bangsa
Pengantar :
Banyak partai lahir dan ikut pemilihan umum (pemilu). Pada tahun 2009 ini ada 38 partai yang berhak mengikuti pemilu. Semua partai lahir dan hadir dengan segala ambisi dan cita-cita. Semua mengklaim berjuang untuk rakyat. Lantas, apa yang mendorong keberadaan PDK sebagai peserta pemilu 2009? Berikut hasil bincang-bincang dengan Presiden Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), Prof Dr Ryass Rasyid baru-baru ini.
Untuk apa sebenarnya PDK hadir di tengah partai-partai yang ada? (more…)
Incoming search terms:
- perolehan kursi dalam pdk 2009,diskusi masalah kebangsaan,gerakan separatis pemisahan diri
Atribut Parpol & Caleg Abaikan Estetika
Semakin mendekati pemilu, semakin banyak pula atribut partai politik dipasang di jalan, mulai dari spanduk, bendera, sampai poster ukuran mini hingga raksasa. Namun, penempatannya yang tidak mengindahkan estetika menjadikan pemandangan kota kehilangan keindahannya.
Atribut parpol dan calon anggota legislatif (caleg) itu dipasang di segala penjuru, mulai dari dinding terowongan jalan bawah tanah, pagar pembatas jalan protokol, hingga tiang listrik. Sekarang juga mulai menggejala pemasangan atribut parpol dan caleg di papan reklame. Semua berlomba, adu tinggi tiang, dan adu lebar bendera. (more…)
Beri Tanda Centang, Jangan Contreng, Apalagi Conteng
(Padang – Minggu, 18/1/2009) –Berubahnya cara memberikan hak suara pada Pemilu 2009 dibanding pemilu sebelumnya menimbulkan persoalan baru. Persoalan itu terletak pada penamaan pengganti untuk ‘coblos’.
Ada yang menyebutnya ‘contreng’, ada pula ‘conteng’, sedangkan KPU sendiri menyebutnya ‘centang’. Anehnya, masih ada pula di iklan caleg yang menyebutnya ‘coblos’, padahal pada Pemilu 2009 tidak lagi mencoblos dengan paku yang disediakan di atas bantal, tapi memberi tanda dengan koreksi (centang) dengan pena di kotak di depan nama caleg yang kita pilih. (more…)
Incoming search terms:
- tanda centang,tanda koreksi dalam surat,tanda centang benar,tanda koreksi,tanda koreksi surat,tanfda centang






Comments