2

5 Januari 2009 Kampus IPDN Baso Beroperasi

Bukittinggi, Padek – Sebanyak 100 orang Praja Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) Jurusan Keuangan Daerah akan mulai belajar di kampus baru IPDN Baso 5 Januari 2009 nanti. Sehari sebelum melakukan kegiatan kemahasiswaan, praja baru IPDN dari yang datang dari berbagai kota dan kabupaten di seluruh Indonesia akan melakukan upacara.

Kepala Pusdiklat Baso Drs Syukriadi Sawai MSi mengatakan, kepastian mulai belajarnya praja baru IPDN yang telah lulus tes beberapa bulan lalu di kampus baru IPDN Baso diterimanya langsung dari Depdagri beberapa waktu lalu. Ini menyusul telah siapnya 100 persen sebagian sarana dan prasarana Pusdiklat Baso yang dijadikan IPDN.

“Insya Allah, kalau tidak ada halangan mulai 5 Januari 2009 aktivitas Kampus IPDN Baso akan mulai berjalan. Itu berarti di Baso mulai 5 Januari 2009 tidak hanya ada Pusdiklat, tapi juga ada IPDN satu-satunya di Pulau Sumatera,” jelas Syukriadi Sawai di Bukittinggi, kemarin.

Untuk memulai aktivitas belajar dan mengajar kemahasiswaan di kampus baru IPDN Baso, tambah Syukriadi Sawai, dalam waktu dekat ini juga akan dilakukan penandatangani MoU untuk dosen yang mengajar di IPDN Baso. Antara Rektor IPDN dengan Rektor Universitas Andalas (Unand). Karena untuk skop Sumbar hanya Unand-lah satu-satunya perguruan tinggi negeri yang mempunyai dosen atau ahli ekonomi.

“MoU ini adalah tindak lanjut dari MoU sebelumnya antara IPDN, Unand dan UNP,” kata Syukriadi Sawai. Ditanya tentang petinggi IPDN yang bakal ditempati di IPDN Baso, Syukriadi mengatakan, belum mengetahui. Yang dia ketahui hanya ketua pelaksana sampai nantinya Direktur IPDN Baso terbentuk, yakni DR Amri Yoesa MSi.

“Beliau inilah yang ditugaskan Depdagri sebagai ketua pelaksana sampai Direktur IPDN Baso terbentuk,” terangnya.

Ditanya apakah keberadaan IPDN Baso nantinya tidak akan mengganggu aktivitas Pusdiklat, karena hampir semua sarana dan prasarana Pusdiklat untuk sementara dipakai oleh IPDN? Menurut Syukriadi untuk sementara tidak, karena dari empat asrama Pusdiklat hanya dua asrama yang dipakai IPDN. Begitu juga sarana dan prasarana lainnya, hanya sebagian yang dipakai.

Tentang pembangunan IPDN Baso, Syukriadi Sawai menjelaskan, bahwa pembangunan IPDN Baso bakal dilakukan pemerintah pusat (APBN) senilai Rp. 300 miliar sampai Rp.  400 miliar secara bertahap. Sementara dari Pemprov Sumbar telah turun dana bantuan sebanyak Rp. 2 miliar guna melengkapi sarana dan prasarana IPDN Baso. (edison janis)

Filed in: Info Politik Tags: , ,
Related Post:

2 Responses to "5 Januari 2009 Kampus IPDN Baso Beroperasi"

  1. petak says:

    Salam kenalp pak..
    Salut deh ada Caleg yang juga blogger :D

    Dengan blog semoga saja Uda bisa lolos
    trus jangan lupa kalo sudah terpilih
    Blognya kan bisa dipake menjaring aspirasi konstituen
    Sukses deh buat Uda Eri

  2. iis chaniago says:

    maju terus ipdn baso……………

Leave a Reply

Submit Comment
*

© 2012 Seo and Socmed. All rights reserved. XHTML / CSS Valid.
Proudly designed by Theme Junkie.