0

Gelombang 2,5 Meter Ancam Padang, Waspada!

PADANG, METRO — Hujan yang mengguyur Kota Padang beberapa hari terakhir, diperkirakan masih akan terus berlanjut hingga akhir Desember. BMG Kota Padang melansir tingginya curah hujan yang terjadi selama tiga hari terakhir merupakan efek global warming (pemanasan global).

Panas yang tinggi menyebabkan penguapan berlebih, sehingga tingkat curah hujan menjadi lebih tinggi. “Curah hujan diperkirakan cukup tinggi yaitu sekitar 150 mm. Hujan berpeluang turun saat malam hari. Sedangkan untuk siang hari tidak terlalu tinggi,” ungkap Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMG Stasiun Tabing Padang, Amarizal kepada POSMETRO, kemarin.

Ditambahkan staf analisa BMG Kota Padang, Yanuar Hendry, jika tingkat curah hujan 100 milimeter biasanya untuk jangka waktu satu minggu, kemarin habis dalam satu hari. Kondisi tersebut perlu diwaspadai, karena cuaca ekstrim diperkirakan masih akan terus berlangsung hingga akhir tahun ini. Kondisi inilah, kata Yanuar yang menyebabkan hujan yang tidak kunjung berhenti selama tiga hari terakhir. “Di samping faktor air, massa udara yang bergerak dari Asia ke Australia juga makin memicu terjadinya cuaca ekstrim, terutama daerah tropis seperti Indonesia,” ulasnya.

Cuaca ekstrim, kata Yanuar, merupakan cuaca yang sulit untuk diprediksi, sebab saat panas, dapat saja secara mendadak terjadi hujan dengan intensitas yang lebih tinggi. “Kondisi ini akan terus berlangsung hingga akhir tahun. Jadi mesti diwaspadai sebab juga memicu gelombang tinggi,” ujarnya. Sementara Amarizal menyebutkan penyebab tingginya curah hujan, dikarenakan Sumbar memiliki tekanan udara rendah, sehingga angin yang bertiup membawa uap air terutama angin laut.

“Potensi banjir cukup besar terutama untuk daerah pesisir pantai seperti daerah Pasaman, Painan dan Padang. Tidak hanya daerah pantai, daerah pegunungan pun mempunyai curah hujan yang cukup tinggi,” sebutnya. Sumbar merupakan daerah tadah hujan. Sehingga, dalam sebulan selalu turun hujan meskipun intensitasnya berkurang. Mengenai apakah curah hujan tinggi ini akan berlanjut hingga Januari, Amarizal menjelaskan bahwa kemungkinan bulan Januari akan berkurang.

Namun untuk seminggu ke depan, menurutnya cuaca mulai relatif stabil, sebab tujuh hari ke depan merupakan waktu untuk pengumpulan energi. Meskipun demikian, minggu ketiga bulan ini peluang terjadinya cuaca ekstrim msih akan terus berlangsung. Sebab usai pengumpulan energi, biasanya dicurahkan dengan intensitas hujan yang lebih tinggi disertai angin.

Untuk gelombang tinggi, mulai Jumat (12/12) hingga Senin (14/12) diperkirakan akan mencapai 2,5 meter. Khusus untuk laut Kepulauan Mentawai lebih tinggi hingga mencapai 3,5 meter dengan posisi pasang naik. “Gejala seperti ini harus diwaspadai nelayan dalam melaut, begitu juga dengan penduduk pinggiran pantai mewaspadai terjadinya gelombang pasang,” ungkapnya. (y/rpg)

Filed in: Info Politik Tags: ,
Related Post:

Leave a Reply

Submit Comment
*

© 2012 Seo and Socmed. All rights reserved. XHTML / CSS Valid.
Proudly designed by Theme Junkie.