Masyarakat Khawatir Sistem Conteng Pemilu 2009

By admin | Jan 15, 2009

(PADANGPARIAMAN Kamis, 15/1/2009) — Komisi Pemilihan Umum diminta segera menyosialisasikan sistem contreng dalam Pemilihan Umum 2009, sebab dikhawatirkan banyak pemilih yang tidak tahu dan lebih familiar dengan sistem coblos.

Salah seorang warga Jorong Balah Aia, Nagari Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto, Bustanul mengatakan saat ini banyak sekali masyarakat yang belum mengetahui sistem contreng.

“Apalagi disini banyak masyarakat petani, yang umumnya jarang membaca dan menonton televisi, karena itu kami berharap KPU segera sosialisasi,” kata Bustanul, Kamis (15/1).

Hal serupa juga dikatakan Juriah, 75 tahun, yang mengaku hanya tahu cara mencoblos dalam Pemilu. “Apa itu, yang ambo tahu dari dulu sampai sekarang hanya mencoblos, kata Juriah yang buta huruf itu.

Beratnya pekerjaan KPU menyosialisasikan Pemilu 2009 juga diakui anggota KPU Sumbar Desi Asmaret, apalagi anggarannya juga minim. Untuk KPU provinsi anggaran dari KPU Pusat hanya Rp100 juta. Sementara anggaran dari APBD belum diketahui karena belum keluar DIPA.

“Karena itu kita akan segera melakukan sosialisasi, minggu depan anggaran cair, sosialisasi tanpa menunggu Perpu soal suara sah, sebab penerapan Perpu tersebut berlaku saat penghitungan suara,” kata Desi. (syam/o – PadangKini.com)

Bookmark and Share


Leave a Comment

If you would like to make a comment, please fill out the form below.

Name (required)

Email (required)

Website

Comments

CommentLuv Enabled

© 2007 EriRicaldo.com - WordPress Themes by DBT